MENUNGGU PRESIDEN JALAN JALAN KE MATA IE

Hanya untuk menata kota yang lebih apik, terkadang kita membutuhkan kehadiran seorang Presiden. Ruas jalan yang sempit diperluas. Tumpukan sampah dengan bau menyengat disulap. Taman yang kering berubah warna. Hingga jalanan yang berlubang dipoles dengan aspal mulus. Semuanya berubah dalam waktu singkat. Sesingkat kunjungan Presiden. 

Disetiap negara, Presiden atau Raja adalah sosok yang paling dicintai rakyatnya. Lihat saja bagaimana rakyat Korea Utara cinta gila dengan Presidennya. Padahal mereka hidup susah. Bayangkan jika rata rata gaji pekerja di Korea Utara Cuma $ 47 perbulan!.  Tetapi kondisi ini sama sekali tidak mengurangi rasa cinta mereka kepada orang nomor satu di negara penghasil nuklir itu.

Image

Ilustrasi Masyarakat yang menyambut hangat rombongan Presiden (okezone)

Begitu juga dengan masyarakat yang tinggal di Brunei Darussalam. Mereka hidup bersama Raja yang membuat mereka sejahtera hingga berpuluh tahun.

Di Indonesia Presiden juga masih dicintai. Bahkan jika Presiden mengunjungi suatu tempat, maka pemerintah dan rakyat didaerah itu tidak sungkan untuk berbagi tempat. Lapak dagangan dengan senang hati dibongkar. Baik untuk sementara waktu atau bahkan selamanya. Lalu akses jalan yang “terpaksa” ditutup, hingga jalan yang berlubang di beri aspal mulus.

Aku jadi teringat ketika Presiden Alm Gusdur berkunjung ke Aceh. Salah satu tempat yang dikunjungi adalah Mesjid Raya Baiturrahman. Kala itu jalan dibelakang Mesjid dalam kondisi rusak parah. Lubang menganga dimana mana. Kondisi itu sudah terjadi selama beberapa tahun. Tapi ajaib, ketika Presiden datang jalan tersebut mendadak mulus.

Begitulah kebiasaan yang terjadi di negara ini. Terkadang hanya mendesain tata kota yang apik harus menunggu kunjungan seorang Presiden. Aku membayangkan andai saja Presiden mau berkunjung ke kantor ku pasti akan sangat berarti.

Kantorku berada di kawasan Keutapang menuju Mata Ie Aceh Besar. Entah sudah berapa lama kami harus melintasi jalanan yang macet dan berlubang. Jika hujan lebat turun, ruas jalan akan semakin kecil. Karena jalan dengan lubang yang besar telah tertutupi genangan air. Tidak ada yang berani menerobos.  Tidak ada pula yang dapat memprediksi seberapa dalam lubang tersebut. Akhirnya macet dimana mana.

Entah beberapa kali kami mengangkat masalah ini kedalam berita. Mulai dari tanggapan warga hingga pejabat nomor wahid. Tapi hasil nya nihil. Jalan tetap berlubang dan semakin parah.

kalau begitu ya sudah,  tinggal menunggu kunjungan Presiden saja. Pak Presiden kapan jalan jalan ke Mata Ie?

Gp. Pineung. 18092013, 2 hari jelang kedatang SBY untuk membuka PKA ke-6

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s